Uncategorized

REVIEW JOB PROFILE DAN KPI UNTUK KINERJA EKSELEN

SURABAYA – Salah satu tata nilai yang melekat pada diri Insan RNI adalah teamwork atau kerja sama. Teamwork dapat menjadi pembeda performance sebuah tim. Fenomena tersebut sangat ketara misalnya pada tim sepakbola. Tim yang bertabur bintang belum tentu dapat mengalahkan tim dengan pemain rata-rata yang teamworknya solid. Seperti Tim Jerman pada World Cup 2014. Tidak ada Superman, mereka adalah Superteam yang berhasil mengalahkan tim-tim dengan pemain bintang seperti Tim Portugal dengan Cristiano Ronaldonya dan Tim Argentina dengan Lionel Messinya.

Pada organisasi yang lebih besar seperti PT PG Rajawali I membangun teamwork menjadi lebih kompleks namun memiliki prinsip dasar yang sama, yaitu pembagian tugas yang jelas. Tugas yang jelas dibagikan kepada seluruh anggota tim untuk mencapai tujuan bersama. Supaya tidak ada anggota tim yang hanya numpang nama atau malah mengerjakan semua hal, mulai dari merencanakan jadwal latihan, jadwal pertandingan, menyerang, membagi bola dan bertahan. Tim yang baik memilik leadership with clear purpose sebagai fundamentalnya. Mencuplik kata anak rebel,”Situ nggak bisa jadi pimpinan kalau nggak jelas situ maunya apa”.

Memperhatikan hal tersebut, bertempat di ruang BOCA lantai dua Kantor Direksi PT PG Rajawali I telah dilaksanakan sosialisasi program “Review Job Profile dan KPI” (3/12). Sosialisasi tersebut dihadiri oleh seluruh karyawan pimpinan (staf) Kantor Direksi. Bersama dengan konsultan, Plt. Kepala Bidang SDM dan Umum PT PG Rajawali I (Zulhan Suhud) menyampaikan tujuan kegiatan serta informasi tindak lanjut berupa jadwal indept interview seluruh karyawan staf yang akan dimulai esok hari.

Job Profile atau job spesification atau job description merupakan instrument perusahaan untuk mendefinisikan pembagian tugas, tujuan pekerjaan serta kompetensi atau latar belakang pendidikan yang dibutuhkan. Job Profile tersebut merupakan kelanjutan dari penyusunan struktur organisasi. Menurut GML Performance Consulting, tujuan utama pembuatan job profile adalah untuk menciptakan kejelasan tugas, mencegah adanya tugas yang terbengkalai, meminimalkan munculnya konflik karena tugas yang bertabrakan ataupun ketidakmerataan pembagian tugas, duplikasi pengerjaan tugas yang berujung pada ketidakefisienan organisasi. Ketidakefisienan pengelolaan SDM dalam organisasi sering kali dapat dilihat dari seberapa baik kualitas job profile yang ditetapkan.

Job profile tersebut oleh konsultan juga akan dilengkapi dengan Key Performance Indicator (KPI). KPI diperlukan untuk memudahkan dalam mengukur atau mengevaluasi kinerja karyawan, serta dapat mengurangi unsur subyektivitas karena penilaian kinerja karyawan diukur secara lebih obyektif. Setiap karyawan, baik karyawan baru maupun yang sudah lebih dahulu bekerja nantinya dapat menjalankan pekerjaan dengan lebih jelas dan terarah berdasarkan Job Profile dan KPI. Kedepannya, diharapkan masing-masing karyawan dapat memproyeksi pendapatannya sesuai pencapaian KPI nya dengan mempertimbangkan pencapaian KPI perusahaan khususnya laba.

Bagi generasi milenial, KPI adalah instrument yang penting dan sangat dibutuhkan. Supaya pekerjaan mereka tidak sporadis karena kerap merasa diberikan banyak beban pekerjaan dengan dalih akselerasi dan pengembangan SDM. Semoga dengan adanya update Job Profile dan KPI, tata kelola perusahaan menjadi lebih ekselen. Apapun generasinya pada dasarnya semua menghadapi tuntutan kebutuhan yang sama di lingkungan kerja. Semua dituntut untuk go digital, go green dan go hilirisasi. Tidak hanya milenial. Hal prinsip yang perlu diperhatikan di lingkungan kerja adalah waktu pensiun milenial masih lama dibanding seniornya sehingga hubungan industrial yang lebih harmonis dan adil akan menjadi pagar yang melindungi para penerus ini menjaga keberlanjutan perusahaan. Satu jiwa raih juara. (RSD-RW1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *